Terapkan Gerakan Literasi Sekolah, SMKN 1 Tombariri Mulai Berbenah.

Ada yang berbeda dari tampilan halaman sekolah dan ruang kelas di SMKN 1 Tombariri. Di beberapa sudut halaman sekolah mulai dibangun sejumlah taman baca lengkap dengan pernak-pernik dan cat warna-warni. Tak cuma itu, penataan dalam ruang kelaspun tampak lebih menarik dengan hiasan warna-warna dan dilengkapi pula dengan pojok baca dilengkapi sejumlah buku. Ruang kelaspun terasa kian apik dan varetif dengan hadirnya majalah dinding dengan tema beragam di tiap kelas.

Perubahan ini sejalan dengan penerapan Gerakan Literasi Sekolah yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Gerakan Literasi Sekolah adalah suatu usaha atau kegiatan yang bersifat partisipatif dengan melibatkan warga sekolah (mulai dari peserta didik, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, pengawas sekolah, komite sekolah, orang tua/wali murid peserta didik), akademisi, penerbit, media massa, masyarakat (tokoh masyarakat yang bisa merepresentasikan keteladanan, dunia usaha, dan lain sebagainya), dan pemangku kepentingan dunia pendidikan.

Gerakan Literasi Sekolah adalah gerakan sosial dengan dukungan kolaboratif berbagai elemen. Upaya yang ditempuh untuk mewujudkannya berupa pembiasaan membaca peserta didik, pembiasaan ini dilakukan dengan kegiatan 15 menit membaca.

Tujuan Gerakan Literasi Sekolah

Tujuan umum gerakan literasi sekolah yaitu untuk menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat. Selain itu adapula tujuan khusus gerakan literasi sekolah diantaranya yaitu:

  • Menumbuh kembangkan budaya literasi di sekolah.
  • Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat.
  • Menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mampu mengelola pengetahuan.
  • Menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menghadirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca.

Nah, dari dasar itulah yang mendorong SMKN 1 Tombariri terus berbenah guna mencapai tujuan Gerakan Literasi Sekolah tersebut. Tak cuma itu, harapannya dengan tersedianya sejumlah sarana pendukung baik Taman Baca, Pojok Literasi, Majalah Dinding, Pembenahan dan Virtualisasi Perpustakaan mampu merangsang minat literasi para peserta didik baik meningkatkan minat baca serta mendorong siswa menghasilkan karya tulis baik ilmiah maupun fiksi.

Selamat membaca dan menulis. Salam Literasi…

Editor: eSeL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *